Bank Operasional III PBB: Peran dan Kewajibannya

Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-154/PB/2008 mengatur tentang penunjukan Bank Operasional III Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Bank Operasional III PBB memiliki peran penting dalam proses penerimaan dan pembagian PBB.

Sumber gambar : https://berita.99.co/

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang penting. Penerimaan PBB dikelompokkan menjadi dua, yaitu PBB sektor umum dan PBB sektor migas.

Bank Operasional III PBB merupakan bank yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menerima pelimpahan PBB dari Bank/Pos Persepsi. Bank Operasional III PBB kemudian membagi PBB tersebut kepada yang berhak, yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-154/PB/2008, Bank Operasional III PBB memiliki beberapa kewajiban, yaitu:

  • Menerima pelimpahan PBB dari Bank/Pos Persepsi
  • Membagi PBB kepada yang berhak
  • Mengirimkan rekening koran mingguan dan akhir bulan, nota debet/berita kurang atas pembebanan BO III PBB, dan nota kredit/berita tambah atas penerimaan/pelimpahan saldo dari Bank/Pos Persepsi kepada KPPN

Daftar Bank Operasional III PBB ditetapkan dalam Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aplikasi Penghitungan Kompak PPh Pasal 21 - TER
Strategi Jitu Menyusun SPT PPh Orang Pribadi untuk Menghindari Pemeriksaan Pajak