Fitur Baru e-PBK Versi 2.0: Mudahkan Wajib Pajak Koreksi Kesalahan Pembayaran Pajak

Berdasarkan Pasal 1 ayat 28 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 242/PMK.03/2014 tentang Tata Cara Pembayaran dan Penyetoran Pajak, pemindahbukuan (PBK) adalah proses memindahbukukan penerimaan pajak untuk dibukukan pada penerimaan pajak yang sesuai. Proses pemindahbukuan ini dilakukan dalam hal terjadi kesalahan pembayaran atau penyetoran pajak.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus berinovasi untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam melakukan pemindahbukuan. Salah satu inovasi tersebut adalah dengan meluncurkan fitur baru e-PBK versi 2.0.

Fitur baru e-PBK versi 2.0 ini meliputi:

  • PBK antar NPWP
  • Pembukaan PBK dengan Kode Jenis Setor 3XX, 5XX, dan 9XX
  • PBK atas PBK
  • e-PBK dapat dilakukan dengan lampiran dokumen pendukung
  • Permohonan e-PBK dapat dilakukan tanpa sertel (sertifikat elektronik) dengan Kode Verifikasi
  • Simpan Data Permohonan e-PBK sebagai draft
  • Penambahan User Manual

Fitur-fitur baru ini diharapkan dapat memudahkan wajib pajak dalam melakukan pemindahbukuan, terutama dalam hal:

  • Memindahkan pembayaran pajak dari satu NPWP ke NPWP lainnya
  • Memindahkan pembayaran pajak yang diklasifikasikan sebagai Kode Jenis Setor 3XX, 5XX, atau 9XX
  • Memindahkan pembayaran pajak yang telah dilakukan pemindahbukuan sebelumnya
  • Mendukung lampiran dokumen pendukung
  • Mempermudah wajib pajak yang tidak memiliki sertel
  • Mempermudah wajib pajak dalam menyimpan data permohonan pemindahbukuan
  • Meningkatkan pemahaman wajib pajak tentang e-PBK

DJP telah menyediakan Buku Petunjuk Penggunaan e-PBK Versi 2.0 untuk membantu wajib pajak dalam menggunakan fitur-fitur baru tersebut. Buku petunjuk tersebut dapat dilihat pada file PDF di bawah ini.

Dengan diluncurkannya fitur baru e-PBK versi 2.0, diharapkan wajib pajak dapat lebih mudah dan cepat dalam melakukan pemindahbukuan. Hal ini tentunya akan memberikan manfaat bagi wajib pajak dalam menghitung penghasilan kena pajak dan mengurangi beban pajak yang harus dibayarkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aplikasi Penghitungan Kompak PPh Pasal 21 - TER
Strategi Jitu Menyusun SPT PPh Orang Pribadi untuk Menghindari Pemeriksaan Pajak