Tarif Bunga Pajak Indonesia Periode 1-30 November 2023: Simak Rinciannya!

Keputusan Menteri Keuangan Nomor 51/KM.10/2023 telah menetapkan tarif bunga sebagai dasar perhitungan sanksi administrasi berupa bunga dan pemberian imbalan bunga untuk periode 1 November 2023 sampai dengan 30 November 2023.
Berikut adalah rincian tarif bunga yang dipergunakan pada periode tersebut:

A. Sanksi Administrasi

  • Pasal 19 ayat (1), Pasal 19 ayat (2), dan Pasal 19 ayat (3): 0,58%
    Tarif bunga sebesar 0,58% berlaku untuk sanksi administrasi berupa bunga atas keterlambatan pembayaran pajak, keterlambatan penyampaian SPT, dan ketidakbenaran data atau keterangan dalam SPT.

  • Pasal 8 ayat (2), Pasal 8 ayat (2a), Pasal 9 ayat (2a), Pasal 9 ayat (2b), dan Pasal 14 ayat (3): 1,00%
    Tarif bunga sebesar 1,00% berlaku untuk sanksi administrasi berupa bunga atas terlambatnya penyampaian SPT Tahunan PPh, terlambatnya penyampaian SPT Masa PPh, dan terlambatnya penyampaian SPT Masa PPn.

  • Pasal 8 ayat (5): 1,41%
    Tarif bunga sebesar 1,41% berlaku untuk sanksi administrasi berupa bunga atas terlambatnya pembayaran pajak yang tidak termasuk dalam Pasal 19 ayat (1), Pasal 19 ayat (2), dan Pasal 19 ayat (3).

  • Pasal 13 ayat (2) dan Pasal 13 ayat (2a): 1,83%
    Tarif bunga sebesar 1,83% berlaku untuk sanksi administrasi berupa bunga atas keterlambatan pembayaran pajak yang berasal dari transaksi dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa.

  • Pasal 13 ayat (3b): 2,25%
    Tarif bunga sebesar 2,25% berlaku untuk sanksi administrasi berupa bunga atas keterlambatan pembayaran pajak yang berasal dari transaksi dengan pihak-pihak yang tidak memiliki hubungan istimewa.

B. Imbalan Bunga

  • Pasal 11 ayat (3), Pasal 17B ayat (3), Pasal 17B ayat (4), dan Pasal 27B ayat (4): 0,58%
    Tarif bunga sebesar 0,58% berlaku untuk imbalan bunga atas pembayaran pajak yang dilakukan sebelum jatuh tempo.

Tarif bunga tersebut berlaku untuk semua wajib pajak, baik orang pribadi maupun badan usaha. Tarif bunga tersebut dihitung per bulan dan berlaku efektif sejak tanggal 1 November 2023. Wajib pajak harus memperhatikan ketentuan tarif bunga ini dalam menghitung sanksi administrasi dan imbalan bunga yang harus dibayarkan.

Tarif Bunga dan Imbalan Bunga Sesuai Keputusan Menteri Keuangan

Demikian informasi tentang tarif bunga pajak Indonesia periode 1-30 November 2023. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aplikasi Penghitungan Kompak PPh Pasal 21 - TER
Strategi Jitu Menyusun SPT PPh Orang Pribadi untuk Menghindari Pemeriksaan Pajak