PPhTB: Pajak Penghasilan atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan

 

Apakah Anda baru saja membeli atau menjual rumah atau tanah? Jika ya, Anda mungkin harus membayar Pajak Penghasilan atas Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan (PPhTB).

 

PPhTB adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh orang pribadi atau badan dari pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Tarif PPhTB ditentukan berdasarkan jenis tanah dan/atau bangunan, status kepemilikan tanah dan/atau bangunan, dan hubungan istimewa antara penjual dan pembeli.

PPhTB harus dibayarkan oleh penjual rumah atau tanah paling lama 30 hari setelah tanggal terjadinya pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.

Berikut adalah contoh perhitungan PPhTB:

Misalnya, Anda membeli rumah dengan nilai jual objek pajak (NJOP) sebesar Rp1 miliar. Jika Anda bukan keluarga dari penjual, maka PPhTB yang harus Anda bayarkan adalah sebesar 2,5% x Rp1 miliar = Rp25 juta.

Sanksi:

Pembeli yang tidak membayar PPhTB akan dikenakan sanksi berupa denda sebesar 2% dari jumlah PPhTB yang terutang.

Dengan memahami ketentuan PPhTB, Anda dapat menghindari sanksi pajak.

 

Berikut adalah tautan ke PP Nomor 34 Tahun 2016 untuk memudahkan Anda mencari informasi lebih lanjut.

Semoga bermanfaat
Selamat beraktivitas dan Terima Kasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Aplikasi Penghitungan Kompak PPh Pasal 21 - TER
Strategi Jitu Menyusun SPT PPh Orang Pribadi untuk Menghindari Pemeriksaan Pajak